Kecerdasan Emosi (IE), Apakah itu?

Kehidupan yang kering dan sepi bagi oang yang mendambakan kebebasan mutlak sebagai tuntutan eksistensi dirinya, menjadikan manusia hanya berfikir (kecerdasan intelektual) dan berfikir tanpa memperhatikan kemampuan beremosi, berimpati pada orang lain dan kecakapan-kecakapan social yang lain.

Tetapi banyak penemuan dari berbagai penelitian yang diungkapkan oleh Daniel Goleman (1995) yang ternyata menemukan, bahwa kecerdasan emosi mempunyai peran yang sangat penting dalam kesuksesan hidup seseorang.

Kecerdasan Intelektual dan Kecerdasan Emosional :
Sebelum dikenalkannya istilah kecerdasan emosional oleh Peter Salorey dari Harvard University dan John Meyer dari University of New Hampshire pada tahun 1990 dan dimasyarakatkan oleh Daniel Goleman (1995) kecerdasan diartikan dengan amat sempit, yaitu sebagai kemampuan menyerap, mengolah, mengekspresikan, mengantisipasi dan mengembangkan hal-hal yang bersangkut paut dengan pengetahuan, ilmu dan teknologi, dengan kata lain kecerdasan diartikan dengan “Kemampuan berfikir” yang hasilnya dapat diukur dengan angka-angka yang sering disebut dengan IQ, yang mengukur baik kemampuan verbal maupun non verbal, termasuk ingatan, perbendaharaan kata, wawasan, abtraksi, logika, ketrampilan motorik visual (faktor intelegensi umum) yang biasanya berkorelasi dengan ujian bakat seperti ujian masuk PT dsb.

Dan nilai dasa warsa terakhir abad 20 ini nilai dengan intensif dikembangkan konsep kecerdasan yang lebih luas, yaitu kecerdasan emosional. Menurut Dr. Patricia Patton (1997) kecerdasan emosional adalah kekuatan dibalik singgasana kemampuan intelektual.

Makna yang dikemukakan di atas secara implisif bisa ditangkap adanya faktor-faktor lain yang sangat berperan terhadap keberhasilan seseorang diluar faktor IQ yang selama ini diagung-agungkan. Sedangkan Salorey dan Meyer (1996) mendefiniskan kecerdasan emosional sebagai ; himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan menantau perasaan emosi baik pada diri sendiri maupun pada orang lain, memilah-milah semuanya, dan menggunakan untuk membimbing pikiran dan tindakan.

Mereka memberikan batasan kecerdasan emosi sebagai kemampuan untuk mengerti emosi, menggunakan dan untuk membantu pikiran, mengenal emosi dan intelek.
Dibukunya Goleman (1997) menguraikan tentang ciri-ciri kecerdasan emosi yang mencakup : kesadaran diri dan dorongan hari, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial.

Berkenaan dengan adanya dua kecerdasan itu, yaitu kecerdasan intelektual yang menyatu pada kemampuan berfikir, dan kecerasan emosional yang menyatu pada kemampuan beremosi, dapat dikatakan bahwa dimungkinkan orang-orang yang IQ tinggi mengalami kegagalan, sedangkan atau mereka yang ber IQ sedang –sedang saja dapat mencapai sukses besar. Goleman dalam bukunya juga menyatakan bahwa prosentase kontribusi IQ dalm menunjang kesuksesan seseorang tak lebih dari 20 persen didukung oeh faktor lainnya, termasuk kecerdasan emosional.

Kedua jenis kecerdasan merupakan kekayaan yang tidak ternilai bagi individu yang tidak bersangkutan, pengembangan dan penggunaan secara optimal dan seimbang akan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kesuksesan seseorang ( di samping kuasanya Tuhan ). Dan yang lebih menarik adalah bahwa IQ sangat di pengauhi oleh faktor keturunan tetapi EQ ( Kecerdasan Emosional ) bisa di latih dan di kembangkan, sehingga membuka kesempatan bagi orang tua dan pendidikan dan asuhan maupun perlakuan agar mereka mampu mengembangkn kecakapan-kecakapan emosionalnya dan pada akhirnya mampu membuka peluangnya lebih besar untuk mencapai keberhasilan.

About MTsN Slawi
Sekolah unggul bidang ilmu dan agama

One Response to Kecerdasan Emosi (IE), Apakah itu?

  1. Satria says:

    Mantapssssssssssss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: