Alternatif Alat Monitoring dan Evaluasi model CIPP

Dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi model CIPP perlu direncanakan teknik sampling yang akan digunakan, struktur data monitoring dan evaluasi serta mengembangkan alat-alat monitoring dan evaluasi dikembangkan berdasarkan komponen evaluasi program yang terdiri dari evaluasi konteks dan input untuk baseline survey, komponen evaluasi input, process dan produk.


1. Pembuatan Instrumen Monitoring dan Evaluasi
Pada tahap kegiatan ini ditujukan agar diperoleh seperangkat instrumen yang dipandang memadai dari segi kesahihan isi sesuai dengan tujuan diselenggarakannya lesson study, dan dari segi keterbacaan instrumen oleh para resoponden. Untuk itu perlu dilakukan seminar dan uji coba yang disesuaikan dengan calon responden. Perangkat instrumen yang diperlukan adalah angket dan panduan observasi/wawancara. Perangkat instrumen tersebut digunakan untuk menjaring data dari pihak perguruan tinggi yakni: (a) pengelola, dan (b) dosen, serta dari pihak sekolah yakni : (a) kepala sekolah, (b) guru, dan (c) siswa yang terlibat dalam kegiatan lesson study.

2. Penyusunan Struktur Data
Sesuai dengan model evaluasi yang akan dikembangkan, maka perlu dilakukan penyusunan Struktur Data yang dapat menjelaskan aspek evaluasi, fokus, informasi yang diperlukan, metoda pengumpulan informasi dan sumber data.

Terdapat dua jenis data yang akan dioleh yaitu data kuantitatif dan kualitatif.
Instrumen yang harus disiapkan untuk data kuantitatif terdiri dari :
– Angket Kepala sekolah
– Angket untuk Guru
– Angket untuk Siswa
– Dan Test penguasaan konsep (Academic Test) bila berkait dengan prestasi

Instrumen yang harus disiapkan untuk data kualitatif terdiri dari :
– Pedoman analisis rekaman video pembelajaran
– Pedoman observasi fasilitas sekolah
– Pedoman wawancara untuk kepala sekolah, guru, siswa dan ketua MGMP.

H. Pengembangan instrumen
Agar dapat dihimpun data yang sahih maka perlu dibuat instrumen untuk menghimpunnya. Dalam mengembangkan instrumen, perlu disusun terlebih dahulu kisi-kisinya.

I. Analisis hasil dan Pelaporan
Data hasil monitoring selanjutnya diolah dan dianalisis untuk mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi oleh pihak-pihak yang terkait dalam implementasi lesson study sehingga dapat dievaluasi untuk ditetapkan derajat efektivitas, efisiensi, dan keterlibatan pihak-pihak yang terkait, baik pada tahapan perencanaan, implementasi program, maupun hasil program. Atas hasil analisis data selanjutnya dapat ditetapkan sebagai tindakan kebijaksanaan apakah program lesson study dilanjutkan tanpa direvisi ataukah harus direvisi untuk tahun mendatang.

Triangulasi perlu dilakukan jika data di atas berdasarkan jawaban responden. Artinya, pemonitor dan evaluator harus melihat pula apa yang tersaji di dalam laporan lesson study. Sebagai contoh, dalam hal pengembangan kolaborasi pada lesson study model kolaborasi dapat dilakukan pengecekan silang antara jawaban peneliti dan jawaban praktisi yang menjadi kolaboratornya. Dalam aspek konteks untuk mencari permasalahan dapat dilakukan pengecekan silang antara data yang diperoleh dari jawaban peneliti, praktisi yang menjadi kolaboratornya, dan laporan lesson study yang dibuat. Dalam lesson study model individual maka pengecekan silang dapat dilakukan atas dasar data yang dihimpun dari peneliti dari critical friend dan dan/atau dari laporan lesson study yang dibuat.

I. Penutup
Monitoring dan evaluasi menjadi salah satu aspek penentu keberhasilan implementasi program lesson study. Bila program lesson study dilakukan oleh guru-guru di sekolah, maka pemonitor dan evaluator dapat dilakukan oleh pihak sekolah dengan menunjuk orang tertentu untuk melakukannya. Dengan demikian, akan dapat diketahui apakah lesson study yang diprogramkan dapat berjalan sesuai harapan.
Monitoring dan evaluasi program lesson study pada prinsipnya tidak berbeda baik dalam hal tujuan, fungsi, mekanisme, dan prosedurnya dengan monitoring dan evaluasi program pada umumnya. Dengan demikian, pemahaman atas monitoring dan evaluasi untuk program lesson study dapat diterapkan untuk program yang lain.

About MTsN Slawi
Sekolah unggul bidang ilmu dan agama

One Response to Alternatif Alat Monitoring dan Evaluasi model CIPP

  1. Pingback: Artikel Pendidikan « ABDUL SAKUR'S BLOG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: